MAKASSAR, BKM — Radio Gamasi Makassar menjadi radio nomor satu jumlah pendengar terbanyak di Sulsel. Khususnya pada usia 10 tahun ke atas dan 30 tahun ke atas, serta kategori ekonomi di level A, B, dan C.
Pencapaian itu berdasarkan hasil survei lembaga PT Nielsen Indonesia (The Nielsen Company) belum lama ini. Survei ditujukan bagi media elektronik, wave atau gelombang ke-4 tahun 2019, khususnya radio di Sulsel.
Ada 24 radio yang berhasil disurvei dan tercatat secara keseluruhan dengan tingkat akses terbanyak didengarkan. Sebanyak 353 responden dilibatkan dalam survei ini. Hasilnya, 24,1 persen mendengarkan Radio Gamasi. Sementara untuk tiga radio teratas lainnya didengarkan masing-masing 17,4 persen, 11,4 persen, dan 10,8 persen
Karmila selaku Penanggung Jawab Pemasaran PT Radio Gamasi Jaya, menyatakan bersyukur karena hal ini membuktikan eksistensi Radio Gamasi sebagai salah satu radio swasta berkearifan lokal, masih dipercaya masyarakat di Sulawesi Selatan.
“Alhamdulillah, ini menjadi kado tahun baru. Kami menyampaikan terima kasih kepada para sambaluk (sebutan pendengar Gamasi) atas kepercayaannya untuk selalu mendengarkan acara hiburan dan informasi dengan ciri kami Gaya Makassar Ada di Sini. Pesan pimpinan kami Bapak Abdul Hamid, lagu daerah adalah asset kita, budaya yang harus kita jaga, jangan sampai punah di era modern seperti sekarang, ” jelas Mila, sapaan akrab wanita yang juga penyiar di acara kesehatan Tambarak, Rabu (1/1).
Belum lama ini, Radio Gamasi FM juga menyabet dua penghargaan sekaligus dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulsel. Masing-masing kategori talkshow terbaik untuk program acara Baruga, dan Iklan Layanan Masyarakat Terbaik berjudul Lontarak.
Gamasi FM adalah radio lokal, yang menyajikan konten lagu-lagu daerah Bugis, Makassar, dangdut dan melayu. Gamasi mengudara sejak 28 Juni 1980, sampai sekarang di Kota Makassar dan sekitarnya. (rls)

