MAKASSAR, BKM– Selama ini lahan parkir di samping Kantor Balai Kota Makassar terlihat semrawut. Kendaraan roda dua hingga empat berjejer tak teratur.Kedua ruas jalan yakni di Jalan Balai Kota dan Slamet Ryadi menjadi sempit hingga memacetkan lalu lintas.
Menyikapi kondisi itu, Pemerintah Kota Makassar melalui PD Parkir Makassar Raya akan menertibkan parkir di luar area kantor tersebut. Larangan parkir akan diterapkan dalam waktu dekat.
Aturan itu berlaku bagi pegawai ASN dan honorer yang sehari-harinya bekerja di lingkup Pemkot Makassar.
Pelaksana tugas (Plt) Dirut PD Parkir Makassar, Andi Bukti Djufri, akhir pekan lalu mengatakan, penerapan aturan itu secara bertahap di mulai pekan ini.
Solusinya ujar Bukti, pihaknya menyediakan lahan parkir khusus untuk pegawai di balai kota serta di sekitar Karebosi Link.
“Lokasinya sudah disiapkan di area Karebosi Link. Kan bagus itu jalan kaki ke balai kota biar sehat. Jauhnya 100 meter kalau tidak salah, biar sama-sama kita sehat,” kata Bukti.
Lanjut Bukti, Langkah komunikasi dengan pengelola tengah dilakukan. Rencananya, seluruh staf, eselon tiga dan empat akan parkir di Karebosi Link. Mereka kemudian jalan kaki menuju kantor balai kota. Sementara bagi tamu, disiapkan tempat parkir di halaman balai kota.
“Jadi yang bisa parkir di sana, wali kota, dan wakil, pejabat eselon II dan tamu. Tamu kan adalah raja, jadi tamu bisa parkir di sana, selain itu silahkan parkir di area yang sudah ditempatkan,” lanjutnya.
Untuk mengefektifkan program itu, tentu PD parkir masih membutuhkan pengawasan yang sangat ketat, alasannya walaupun aturan sudah ditetapkan namun ada saja cela bagi pegawai untuk bisa melanggarnya.
“Memang harus ada pengawasan, yah nanti kita koordinasikan dengan pengamanan di sana seperti Satpol-PP dan jukir khusus,” tutur dia.
Pantauan BKM, kondisi parkir tamu di kawasan balai kota Makassar memang sangat sempit. Terutama di sisi selatan gedung, banyak kendaraan dinas parkir secara semerawut, dari jenis kendaraan mikrolet, bus, hingga bak terbuka ada di sana.
Belum lagi parkir kendaraan bermotor yang terletak luar sisi pagar, sangat menganggu akses pejalan kaki yang hendak menuju ke area pelayanan publik.
Sementara itu, Rina salah seorang pegawai honorer mengaku, siap melaksanakan perintah dari pimpinan untuk memarkir kendaraannya di Karebosi Link.”Kami siap apapun perintah dari pimpinan, termasuk jika memarkir kendaran di Karebosi Link,” singkatnya.(rhm)

