MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar telah menerima laporan jika pendaftar di sekolah-sekolah swasta di Kota Makassar akibat pandemi covid-19 minim peminat.
Olehnya itu, dewan minta Dinas Pendidikan Kota Makassar tidak keluarkan kebijakan baru penambahan jumlah kursi negeri.
Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, membenarkan, jika dewan telah menerima laporan dari perwakilan sekolah swasta kalau peminat sekolah swasta masih sepi dari pendaftar.
“Kita kemarin menerima laporan dari perwakilan sekolah swasta yang katanya sampai sekarang peminat sekolah swasta di Makassar itu sepi pendaftar. Saya juga tidak tahu kalau pendaftaran masih dilanjutkan apa tidak sekarang yang jelas nanti kita akan sampaikan ini ke pak wali,” ungkapnya di Gedung DPRD Makassar, Selasa (28/7).
Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar ini juga meminta, kepada seluruh kepala sekolah SMP Swasta se Makassar untuk bersama-sama melakukan sosialisasi jika sekolah swasta tidak buruk dalam menjalankan metode pendidikan, sehingga sekolah swasta banyak lebih banyak dilirik daripada sekolah negeri.
“Saya kira dengan jumlah keseluruhan siswa 22 ribu di Malassar dibagi, 13 ribu masuk negeri dan sisanya masuk sekolah swasta. Ini langkah tepat membatu sekolah swasta,” jelasnya.
Legislator Fraksi Nasdem Makassar ini juga terus mendorong agar perhatian Pemerintah Kota Makassar kepada sekolah swasta terus meningkat dengan memberikan subsidi kepada siswa masuk swasta yang sebelumnya idak lolos masuk di sekolah negeri.
“Sebenarnya sekolah swasta dengan negeri sama saja, tergantung cara belajarnya. biar sekolahnya negeri, tapi anaknya tidak mau belajar, maka sama saja. Jadi ini penting kita lakukan bersama agar kita semua mengubah minset masyarakat kalau sekolah swasta itu keren,” tambahnya. (ita)
Peminat Sekolah Swasta Minim
×

