MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengucurkan bantuan sebesar Rp50 miliar untuk menata delapan ruas jalan termasuk pedestarian di Kota Rantepao Toraja Utara dengan total panjang 6.784 meter.
Antara lain, Ruas Jalan Ratulangi – Monginsidi sepanjang 1.448 meter, Jalan Merdeka 164 meter, Jalan Mangandil 200 meter, Jalan Landorundun 260 meter, Jalan Niaga 171 meter, Jalan Andi Mappanyukki 576 meter, Jalan Provinsi Bantaran Sungai 573 meter.
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, menuturkan, pembenahan ruas jalan tersebut untuk menjadikan Kota Rantepao Toraja Utara bebas debu sehingga wisatawan yang berkunjung dapat menikmati keindahannya.
“Sebanyak delapan ruas jalan di Kota Rantepao Toraja Utara sementara ditata dan dilengkapi dengan pedestrian. Olehnya itu kita beri bantuan daerah bawahan sebesar Rp50 miliar lebih untuk membiayai program yang menjadikan Rantepao sebagai kota bebas debu,” kata Nurdin.
Nurdin mengaku dirinya sudah meminta Kepala Dinas PU Toraja Utara Paulus Tandung, pedestarian yang diperbaiki nanti memakai tegel batu alam. Hal ini dilakukan untuk menjadikan Rantepao sebagai tempat destinasi yang nyaman.
Ia menegaskan sebagian besar pedestrian sepanjang 6.784 meter tersebut dibangun di atas saluran got yang dibuat menggunakan 3.000 buah ditch buatan Wika.
“Nanti gotnya ditutup baru dipasang tegel batu alam,” ungkap Nurdin.
Menurut Nurdin Abdullah, proyek pendestrian di kota-kota destinasi wisata untuk memberi kenyamanan masyarakat Toraja Utara dan turis.
“Proyek ini akan rampung Desember 2020,” tutup Nurdin.(nug)
Pemprov Kucurkan Rp50 M untuk Toraja Utara
×

