MAKASSAR, BKM–Mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan seminar nasional (webinar) melalui via daring, Senin (26/10).
Seminar yang mengangkat tema Mengulik Kunci Sukses Entrepreneur Perikanan di Pasar Globar ini dihadiri sejumlah narasumber.
Narasumber yang hadir Indra Nur Cahyo mewakili Artati Widiarti (Direktur Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan), HA Ridha Ade Irawan General Manager PT Nuansa Cipta Magello dan Nuraeni Ketua Koperasi Perikanan Wanita.
Dalam seminar tersebut dijelaskan jika perikanan di pasar global, Indonesia peringkat ke-75 dari 137 negara, dengan skor 26. Sementara di tingkat regional ASEAN, Indonesia peringkat ke-6 setelah Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand,dan Vietnam.
Sementara tantangan usaha dan investasi ada pada terbatasnya akses permodalan bagi pelaku usaha, termasuk informasi potensi dan peluang investasi yang siap ditawarkan, pengetahuan manajemen dan pengelolaan keuangan yang masih terbatas, promosi investasi yang efektif, kemitraan dan kelembagaan serta keberlanjutan usaha, pelayanan dan pendampingan usaha dan investasi.
Sedangkan mahasiswa yang ingin menjadi wirausaha muda di sediakan pembinaan wirausaha pemula, seperti pelatihan teknis dan administrasi sederhana, keikutsertaan magang, SDM fasilitasi legalisasi lembaga, pelayanan perizinan usaha, bantuan sarana dan prasarana usaha, pembinaan mutu dan sertifikasi kelayakan pengolahan, diversifikasi produk.
Termasuk fasilitasi kemitraan usaha dan keikutsertaan pameran digitalisasi usaha, fasilitasi branding dan kemasan, intermediasi akses pembiayaan dan Pembinaan UMKM layak kredit modal.
“Indonesia akan mengalami bonus demografi2 030-2040 yang ditandai dengan peningkatan jumlah penduduk usia produktif yang berpotensi tinggi sebagai angkatan kerja. Di Indonesia kaya akan potensi kelautan dan perikanan, bahkan berbagai negara kita bekerja sama seperti Amerika, Jepang, Italia, dan Korea Selatan. Adapun di masa pandemi ini ekspor perikanan tetap naik dari tahun sebelumnya jadi di masa pandemi tidak menurunkan hasil dari perikanan. Dari 17.500 pulau di Indonesia jumlah pulau yang bernama dan berkordinat yang di daftarkan ke PBB mencapai 16.056 pulau,”jelas Indra Nur Cahyo.(*)
Unhas Gelar Seminar Entrepreneur Perikanan
×

