MAMUJU, BKM — Gempa bermagnitudo 6,2 pada 15 Januari lalu telah membuat ribuan masyarakat di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat harus tinggal di tenda-tenda pengungsian akibat rumah miliknya rusak dan tidak layak huni. Sejak hari pertama usai bencana, sejumlah relawan telah memadati Mamuju dan Majene untuk melaksanakan aksi kemanusiaan. Termasuk d iantaranya evakuasi hingga penyaluran logistik di beberapa titik pengungsian.
IMEPI bersama Himajep Unismuh Makassar serta IMEPI SUMAPUA dan Himiespa Untad juga mengirimkan relawan ke Mamuju. Mereka membawa sejumlah logistik bantuan. Di antaranya 150 paket sembako, perlengkapan bayi, serta obat-obatan. Bantuan didistribusikan beberapa titik pengungsian.
Presiden IMEPI Ikhwan Saputra yang turut serta turun menjadi relawan di Mamuju, mengungkapkan bahwa aksi-aksi kemanusiaan yang dilakukan IMEPI adalah sebuah bentuk upaya untuk membangun solidaritas masyarakat dalam berbangsa dan bernegara, utamanya dalam kondisi bencana yang bertubi-tubi dihadapi Indonesia. ”Di tengah kondisi seperti ini, maka solidaritas dan persatuan antarsesama harus terus dibangun,” ujarnya.
Selain menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Sulbar, IMEPI juga akan turut serta mengirimkan relawan dan memberikan bantuan pada korban banjir di Kalimantan Selatan. (rls)

