pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dinkes: Waspadai Demam Berdarah

Dua Bulan Terjadi 95 Kasus

MAKASSAR, BKM — Bukan hanya covid-19, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan meminta masyarakat untuk mewaspadai demam berdarah dengue (DBD). Apalagi pada musim pancaroba seperti saat ini dimana cuaca kerap berubah-ubah.

Kepala Dinas Kesehatan Makassar, dr Nursaidah Sirajuddin menjelaskan, berdasarkan rekapitulasi data selama Januari hingga Februari 2022, jumlah kasus DBD yang terjadi di Kota Makassar sebanyak 95 kasus.
Rinciannya, pada Januari tercatat 75 kasus DBB yang terjadi. Sementara di Februari sebanyak 20 kasus.
“Jadi selama dua bulan itu, ada 95 kasus DBD yang terjadi di Kota Makassar. Itu belum masuk data yang bulan Maret ini,” ungkap wanita yang akrab disapa dr Ida, Rabu (16/3).

Sebenarnya, kata dr Ida, jika dibandingkan dengan kasus yang terjadi pada Januari dan Februari 2021, ada penurunan di tahun ini.
Namun dia tidak bisa menyimpulkan jika kasus tersebut sudah turun. Alasannya karena di awal-awal penyakit ini sebagai endemi, nanti per lima tahun baru muncul kasus yang cukup tinggi.
“Tapi kondisinya sekarang sudah berubah. Setiap musim berganti atau pancaroba, selalu mi ada DBD setiap tahun,” kata dr Ida.

Karena itu, Dinas Kesehatan terus melakukan langkah pencegahan dengan memaksimalkan pemantauan jentik. Karena sekarang masyarakat hanya memahami fogging sebagai salah satu penanganan DBD.
“Padahal sebenarnya tidak, salah satu penanganannya adalah bagaimana kita membasmi jentik nyamuk,” jelas dr Ida.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Makassar, total DBD yang terjadi selama 2021 adalah 583 kasus satu orang diantaranya meninggal. Sementara pada tahun 2020, DBD 175 kasus dan tidak ada yang meninggal.
Terpisah, Ramli tokoh masyarakat di Perumahan Tamalate, sangat berharap ke Pemkot Makassar untuk kembali turun melakukan penyemprotan fogging, mengingat saat ini cuaca di kota Makassar terus berubah-ubah sehingga memungkinkan nyamuk DBD berkembang biak.”Kita harap pemkot jangan hanya berkutak pada percepatan proyek fisik dan non fisik, tetapi juga harus fokus memikirkan kesehatan masyarakatnnya terutama ancama DBD,”harapnya. (rhm)



×


Dinkes: Waspadai Demam Berdarah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link