MAKASSAR, BKM — Pemerintah pusat masih menetapkan perpanjangan pelaksanaan kegiatan masyarakat (PPKM) di kota Makassar pada level III. Kendati demikian, aktivitas masyarakat semakin dilonggarkan mengingat kasus covid-19 kian menurun.
Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto, menjelaskan, saat ini grafik covid di Makassar berada pada bed occupancy rate (BOR)4,4 dengan rincian jumlah tempat tidur yang di sediakan sebanyak 1.712 dan yang terpakai hanya 76 unit.
Selain itu, berdasarkan data Satgas Covid-19 Makassar, tanggal 22 Maret 2022 di laporkan penambahan positif covid-19 dibawah 50 atau tepatnya 32 kasus.
Danny menepis anggapan jika Makassar saat ini berada pada posisi PPKM Level IV seperti yang banyak beredar di media sosial dan media. Dia menekankan hal tersebut tidak benar.Informasi yang beredar tersebut adalah hoaks dan cukup merugikan performa Makassar.
“Tidak benar itu. Makassar level III. Tapi kalau grafik dperhatikan seksama laju covid sudah sangat menurun. Bor nya saja 4,4. Ini menunjukkan bahwa Makassar bisa di kunjungi,” tegas Danny.
Dia menekankan, tidak perlu takut untuk ke Makassar. Yang selalu harus diperhatikan adalah tetap menjaga protokol kesehatan dan pastikan vaksinasi sudah lengkap.
“Tak perlu takut. Alhamdulillah Makassar dalam keadaan aman. Yang harus selalu di perhatikan sekarang menjaga protokol kesehatan dan pastikan vaksinasi telah lengkap,” ajak Danny.
Ajakan ini juga telah sesuai dengan surat edaran yang telah di keluarkan Wali Kota Makassar nomor:443.01/104/S.Edar/Kesbangpol/III/2022 yang menyebutkan tentang perpanjangan pembatasan kegiatan masyarakat pada masa covid-19 di Makassar.
Di tempat berbeda, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Makassar, Zainal Ibrahim, mengatakan, saat ini Makassar berada di level III.
“Pemberlakuan pembatasan kegiatan masih berada di level III dan belum ada instruksi dari pusat. Kalau memang ada perubahan,tentu surat edaran wali kota akan di revisi tapi saat ini masih menggunakan edaran yang kemarin di level III,” jelas Zainal.
Kadiskominfo Kota Makassar, Mahyudin, juga menekankan berita yang menyebutkan Makassar level IV adalah hoaks.
“Kabar tidak benar itu. Sudah kami lakukan penelusuran dan saat inipun Makassar kasus hariannya rata-rata mencapai 20 kasus,” ungkap Mahyudin. (rhm)

