MAKASSAR, BKM — Di pengujung masa tugasnya sebagai Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto ingin meninggalkan sejumlah legacy atau warisan bagi warga kota Makassar berupa proyek-proyek insfrastruktur.
Di depan pegawai Pemkot Makassar saat memberi arahan pada hari pertama masuk kerja pasca Lebaran, Danny memaparkan ada beberapa kegiatan yang akan direalisasikan.
Mulai dari ducting sharing atau penataan kabel bawah tanah yang diperkirakan menghabiskan dana hingga Rp400 miliar, pembangunan dermaga untuk tambatan kapal maupun perahu di sejumlah pulau, termasuk di Makassar.
Orang nomor satu Makassar ini juga berjanji akan memuluskan jalan-jalan kota yang menjadi kewenangan Pemkot Makassar sebelum masa jabatannya berakhir.
“Insyaallah jalan-jalan yang rusak kita akan kasih mulus. Jalan yang jadi kewenangan Pemkot Makassar akan kita perbaiki,” ungkapnya.
Gagal dieksekusi tahun lalu dan tahun ini, Danny bertekad untuk mewujudkan kehadiran Makassar City Cor Arena (Macca) dan Sirkuit Untia di tahun mendatang.
“Macca dan Sirkuit Untia juga akan kita selesaikan tahun 2025 mendatang. Itu kan semua izinnya sudah diurus,” tambahnya.
Lebih jauh dikemukakan, sebagai wujud komitmen menjadikan Makassar Low Carbon, secara bertahap, seluruh sekolah, kantor lurah, hingga Puskesmas akan dilengkapi solar panel sebagai sumber utama penghasil listrik.
Bukan itu saja, Pemkot Makassar juga mensupport kehadiran stadion berskala internasional di Makassar. Untuk infrastruktur jalan pendukung ke stadion dambaan warga Sulsel tersebut, Danny mengalokasikan anggaran ratusan juta.
Awalnya, Danny ingin mengalokasikan anggaran sebesar Rp200 miliar untuk proyek jalan tersebut.
Namun Danny memperkirakan anggaran tersebut tidak bakalan cukup sehingga ditambahkan Rp100 miliar di APBD Pokok Pemkot Makassar 2025 mendatang.
“Untuk jalan stadion Rp200 miliar itu tidak cukup. Sekitar Rp300 miliar dibutuhkan. Jadi Rp200 miliar di APBD Perubahan 2024 dan Rp100 miliar kemungkinan di APBD Pokok 2025 mendatang,” tandas Danny. (rhm)

