MAKASSAR, BKM–Sejumlah konsulat jenderal negara sahabat dipastikan bakal hadir dalam perhelatan Makassar International Eight Festival (F8) yang dihelat mulai 24 Juli hingga 28 Juli 2024 mendatang di kawasan Pantai Losari Makassar.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengatakan, selain para konsulat jenderal sejumlah negara sahabat, diperkirakan tamu dari 10 hingga 11 negara juga akan ikut merasakan kemeriahan F8. Tamu yang dimaksud adalah mereka yang akan mengikuti agenda Makassar Investment Forum (MIF) yang dilaksanakan bersamaan dengan agenda D8.
“Tamu dari luar negeri mungkin agak banyak. Termasuk yang mengikuti Makassar Investmen Forum ada sekitar 10-11 negara. Beberapa Konjen juga sudah menyatakan bakal hadir di F8,” ungkap Danny saat ditemui di Hotel Romedo, Jalan Andi Djemma, Kamis (11/7).
Karena banyak tamu dari luar negeri yang bakal hadir, dia pun mewanti-wanti pihak penyelenggara untuk memaksimalkan sistem keamanan di area pelaksanaan F8.
Selain itu, dia juga menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar untuk membersihkan sekaligus mengeruk sedimentasi di area laut sekitar kawasan Losari. Pasalnya, banyak sampah yang melayang di atas permukaan air. Begitu juga dengan sedimentasi yang terbentuk cukup tebal.
Sementara kawasan itu menjadi tempat lalu lalang Kapal Phinisi yang akan menjadi lokasi tempat menjamu tamu-tamu kehormatan Pemerintah Kota Makassar, khususnya saat dinner atau makan malam berlangsung.
Dia menargetkan seminggu sebelum pelaksanaan F8, pengerukan dan pembersihan pantai sudah harus selesai.
Pemkot Makassar juga menyiapkan dermaga di kawasan Makassar Naval Exercise Komodo (MNEK) sebagai tempat tambat Kapal Phinisi dan naik turunnya penumpang.
Saat ini, pengerjaan dermaga tersebut sudah hampir rampung.

“Sebentar malam (tadi malam), kami rapat untuk membahas soal bagaimana posisi dinner di kapal Phinisi karena kita punya tamu memang agak banyak,” tambah Danny.
Berbeda dengan pelaksanaan F8 tahun lalu yang hanya menyiapkan empat zona, tahun ini ada lima zona yang bisa dikunjungi.
Zona baru tersebut khusus terkait perawatan kecantikan kulit (skin care).
Menariknya lagi, kata Danny, tidak ada pembayaran per segmen kegiatan. Misalnya kalau ingin menonton konser artis, pengunjung tidak perlu lagi membeli tiket khusus.
Cukup membayar Rp25 ribu sebagai tiket masuk, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai zona yang ditawarkan. Termasuk pagelaran kesenian serta konser musik dari sejumlah artis dan selebriti tanah air. (rhm)

