pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Indira Harap Warga Kritis Soal Janji Paslon

IST BERSAMA PENDUKUNG--Calon wali kota Makassar Indira Yusuf Ismail bersama para pendukungnya ketika berkampanye di Kelurahan Maradekaya, Kamis (3/10)

MAKASSAR, BKM–Jelang kontestasi pemilihan wali kota (Pilwali) Makassar 27 November mendatang, warga Kota Makassar semakin kritis melihat janji-janji kampanye yang diberikan oleh seluruh calon.
Salah satu janji kampanye yang meresahkan warga yaitu janji merealisasikan retribusi sampah gratis jika terpilih sebagai wali kota Makassar Periode 2024-2029.
Warga mengungkapkan ketidakpuasan terhadap pasangan calon (Paslon) yang menjanjikan retribusi sampah gratis. Salah satu perwakilan warga di Kelurahan Bara-baraya, Yayu menilai janji tersebut tidak masuk akal dan tidak realistis.

Keresahan itu diutarakan Yayu ketika calon wali kota Indira Yusuf Ismail berkampanye di Kelurahan Maradekaya, Kamis (3/10).
Yayu mendatangi lokasi kampanye di kelurahan Maradekaya yang sebenarnya tidak mencakup Kelurahannya demi mengutarakan aspirasinya.

Yayu meminta agar Indira, sebagai salah satu calon wali kota yang paham betul bagaimana kondisi Makassar saat ini, dapat menjelaskan kepada warga bagaimana kebijakan pengelolaan sampah.
“Ada tagline kampanye bebas sampah, terus terang Ibu, saya selalu sosialisasi kebawah (kepada warga) soal sampah, impossible itu sampah gratis. Jadi mohon ibu sosialisasikan,” pinta Yayu.
Indira pun menghimbau warga untuk memilih calon pemimpin secara bijaksana. Termasuk janji-janji kampaye, kata Indira warga harus bisa menelaah dengan cerdas.
Indira lantas menjelaskan bahwa retribusi sampah merupakan ketentuan yang telah ada dalam Undang-undang. Retribusi sampah ditetapkan mulai dalam Permendagri hingga dalam peraturan daerah (Perda).
“Jadi, persoalan sampah itu ada Perdanya, disetujui oleh DPR dan Pemerintah,” jelas Indira.

Sehingga, Indira menilai jika janji tersebut adalah hal yang kurang tepat dan akan sangat sulit untuk dilakukan. Kendati demikian, Indira menjelaskan pemerintah kota sebenarnya dapat mengeluarkan kebijakan untuk melonggarkan tarif retribusi sampah.
Namun itu harus sejalan dengan optimalisasi pengelolaan dan pengangkutan sampah. Indira menambahkan, sejumlah inovasi yang telah berhasil dilakukan dalam meningkatkan pengelolaan sampah juga berasal dari retribusi sampah.

“Kalau memang bisa ada jalannya, mungkin bisa disubsidi. Tapi saya kira itu tidak mungkin gratis,” tambahnya.
Dalam suasana jelang Pilwali, dukungan untuk Paslon Indira-Ilham Ari Fauzi (INIMI) terus mengalir dari berbagai kalangan.
Warga di berbagai kelurahan dan kecamatan menunjukkan antusiasme tinggi untuk melihat program-program kebaikan yang telah diimplementasikan selama ini dilanjutkan.
Dukungan kembali datang dari warga Kelurahan Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, yang dengan penuh semangat menyatakan komitmen mereka untuk mendukung INIMI dalam meneruskan pembangunan dan kesejahteraan Kota Makassar.

Warga Lariang Bangi menegaskan keinginan mereka agar INIMI dapat melanjutkan program-program baik yang telah ditanamkan oleh Wali Kota sebelumnya, Danny Pomanto.
“Kami masyarakat bersatu untuk mendukung sehingga apa yang sudah diprogramkan dapat dilanjutkan,” ujar Sukri, mewakili masyarakat, di hadapan Indira Kamis (3/10).
Ia menambahkan bahwa lorong yang menjadi tempat sosialisasi INIMI juga merupakan bagian dari program Lorong Wisata yang diinisiasi Danny Pomanto, yang telah berhasil meningkatkan daya tarik dan kualitas lingkungan di kawasan tersebut.

Sukri melanjutkan harapan masyarakat agar pencapaian selama kepemimpinan Danny Pomanto dapat diteruskan oleh INIMI.
“Kami ingin semua program ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan,” harapnya.
Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya karena Indira meluangkan waktu untuk berkunjung ke lorong mereka, sebuah langkah yang dianggap positif dan menunjukkan kepedulian calon pemimpin terhadap masyarakat.
Selama masa kampanye, Indira memang gencar mengunjungi wilayah-wilayah di Kota Makassar untuk mendengarkan aspirasi dan harapan masyarakat.
Tidak hanya mendengar, Indira juga memanfaatkan momentum tersebut untuk menjawab tantangan-tantangan yang dihadapi masyarakat. “InsyaAllah inilah maksud dari kampanye yang INIMI lakukan, sehingga apa yang ada di wilayah-wilayah bisa kami dengar dan lihat langsung,” ujarnya.
Dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai kalangan, Indira dan Ilham Fauzi bertekad untuk meneruskan program-program yang telah terbukti membawa Makassar Dua Kali Tambah Baik.(rhm/rif)



×


Indira Harap Warga Kritis Soal Janji Paslon

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link