MAKASSAR, BKM — Meski hujan mengguyur, warga kelurahan Layang kecamatan Bontoala, Makassar, tetap konsisten melaksanakan Jumat bersih (Jumsih) dilingkungannya, pagi tadi.
Kerja bakti tersebut diikuti Camat Bontoala Arman, Ketua TP PKK Kecamatan Bontoala, Lurah Layang Sitti Hamdana, para Ketua RT RW dan sejumlah elemen masyarakat setempat.
Kerja bakti kali ini, mereka fokus membersihkan drainase dan selokan yang tersumbat. Semua sampah dan sedimen yang mengendap dalam saluran air diangkat.
Begitupun gorong-gorong dibeberapa titik, dibersihkan. Sehingga aliran air menjadi lancar dan bebas genangan.
“Kerja bakti terjdawal ini salah satu rutinitas kami setiap Jumat. Hari ini kami turun kerja bakti bersama warga di kelurahan Layang. Mengingat intensitas hujan cukup tinggi, kami fokuskan kerja bakti membersihkan saluran air, untuk mencegah dan memenimaliair genangan air,” kata Camat Bontoala Arman.
“Di daerah ini tidak adaji banjir. Hanya genangan air yang sifatnya sementara. Begitu hujannya rendah, airnya pun ikut surut. Meski begitu, kita harus tetap waspada segala kemungkinan yang akan terjadi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Camat mengimbau masyarakat agar tetap waspada, dan terus menjaga kebersihan, utamanya kebersihan saluran air. Itu untuk mencegah terjadinya genangan air maupun banjir, serta menghindari penyakit di musum hujan.
• Posko Siaga Banjir
Menindaklanjuti instruksi dan arahan Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, Camat Bontoala Arman telah membentuk posko banjir di kecamatan, dan disemua kelurahan se kecamatan Bontoala.
Posko banjir ini melibatkan seluruh elemen pemerintah kecamatan Bontoala, pihak kelurahan, tripika, hingga ditingkat RT RW. Serta semua komponen masyarakat lainnya.
“Posko induk di kantor kecamatan, kemudian di setiap kelurahan juga membentuk posko masing-masing. Kami juga punya tim reaksi cepat yang siaga 24 jam non stop untuk membantu masyarakat dalam penanggulangan banjir,” ketus Arman. (drw)

