pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bupati Bone Kagum dengan Sapi Belgian Blue, Ini Alasannya

BONE, BKM — Ada yang menarik mata pengunjung saat Ekspo dan Kontes Ternak 2019 Kabupaten Bone yang berlangsung di Terminal Petta Ponggawae, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kota Watampone.

Yang menarik mata pengunjung adalah lima ekor sapi jenis unggul Belgian Blue. Sapi ini menjadi idola dan perhatian masyarakat yang kebetulan melewati areal ekspo dan kontes ternak. Sapi Belgian blue tersebut didatangkan langsung dari Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang, Bogor.

Masyarakat rata-rata kagum melihat penampakan sapi berotot ini. Terlebih lagi setelah sapi-sapi ini disaksikan Bupati Bone, Dr. H. Andi Fahsar M. Padjalangi beserta wakil bupati. Saat melihat sapi ini, Fahsar terlihat kagum. Bahkan ia sempat mengelus sapi ini. Masyarakat juga sangat antusias mengerumuni lokasi kandang sapi Belgian Blue (BB) ini.

Pemerintah Kabupaten Bone memang terus berupaya memenuhi ketersediaan daging sapi nasional secara mandiri serta menjamin peningkatan kesejahterahan masyarakat Bone melalui budidaya sapi potong yang berdaya saing. Upaya pemerintah adalah memperkenalkan sapi BB ini kepada masyarakat yang dipercaya dapat memenuhi kebutuhan daging masyarakat dengan nilai jual sapi yang tinggi.

Dari pantauan di sekitar kandang, Belgian Blue (BB) ini memang bukan sapi biasa dan juga jauh lebih besar dibandingkan sapi jenis lainnya yang ada di Sulsel. Pertambahan bobot badannya tinggi sekali. Per hari bisa mencapai 1 – 1,5 Kg.

Salah satu sapi BB bernama Bratasena berkelamin jantan yang baru berumur 23 bulan telah memiliki bobot badan 743 Kg dengan pertambahan bobot badan 1.03 Kg per hari. Sangat beda dibandingkan dengan jenis sapi limosin yang menjadi idola di masyarakat melalui program inseminasi buatan dengan berat rata-rata 2 tahun 500 Kg. Apalagi dibandingkan dengan sapi bali yang rata-rata hanya 200-300 Kg.

Sebagai informasi, sapi BB ini mempunyai keunggulan diantaranya mempunyai konformasi perototan yang luar biasa.

Menurut Kadis Peternakan Kabupaten Bone, drh Aris Handono, persentase karkas sapi ini juga sangat tinggi dan kandungan lemak relatif lebih rendah dan memiliki efisiensi penggunaan pakan yang baik.

“Sapi ini sangat jinak, melihat performancenya ini merupakan harapan bagi pemenuhan kebutuhan protein bagi masyarakat, jika kawin-silangkan dengan sapi lokal Bone maka diharapkan meningkatkan perototan sapi lokal di kabupaten Bone” paparnya, Senin (25/3/2019).

Keempat sapi BB lainnya adalah Bima Sakti (7 bulan) dengan berat 265 Kg, Girindra (4 bulan) berat 95 Kg, Vicarro (14) berat 309 Kg dan De Shoeve (8) berat 235 Kg.

Bagi Anda yang penasaran ingin melihat bentuk badan dan perototan sapi tersebut, silakan datang pada Ekspo dan Kontes Ternak yang berlangsung sampai tanggal 27 Maret 2019. Anda juga bisa mengikuti Seminar Nasional dan mengunjungi Pameran Pembangunan Peternakan di lokasi kontes. (rls)



×


Bupati Bone Kagum dengan Sapi Belgian Blue, Ini Alasannya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar