pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Sekolah PAUD Dialokasikan Rp8,9 M

Adopsi PAUD Singapura, Tiga Kecamatan Sulit Dikerjakan

MAKASSAR, BKM — Dua sekolah untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) saat ini sementara dalam proses pembangunan.Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan anggaran untuk memuluskan proyek tersebut sebesar Rp8,9 miliar.Dua PAUD itu masing-masing dibangun di Kecamatan Mariso dan Kecaman Tamalate.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhyiddin Mustakim membenarkan kalau total anggaran yang dialokasikan untuk membangun dua PAUD tersebut sebesar Rp8,9 miliar. Rinciannya, Rp4 miliar untuk PAUD di Kecamatan Mariso dan Rp4,9 miliar bangunan PAUD di Kecamatan Tamalate.
Saat ini, kata mantan Kepala Dinas Sosial Kota Makassar itu, pembangunan PAUD di Kecamatan Mariso sudah dalam tahapan finishing. Progresnya sudsb mencapai 80 persen.

Proyek tersebut dikerjakan oleh sebuah perusahaan konstruksi asal Kabupaten Sinjai bernama CV Tiga Putera.
Sementara untuk PAUD di Kecamatan Tamalate baru belum lama ini sudah berkontrak dan sudah sementara dalam tahap pengerjaan.
Kedua PAUD tersebut dibangun sesuai standar internasional.
Nantinya akan disekat-sekat sebagai pemisah aktivitas anak-anak.
Disdik mengambil contoh di Singapura, bangunan PAUD hanya ada pemisah, ruangannya luas.
“Kalau di PAUD kan dia bukan per kelas, tidak ada kelas, beda modelnya, jadi nanti ada pemisah atau sekat untuk anak-anak melakukan aktivitas,” sebutnya.Rencananya, PAUD ini akan terintegrasi dengan beberapa sekolah di Makassar.
Terintegrasi yang dimaksud kata Muhyiddin, pasca keluar dari PAUD, anak-anak bisa langsung melanjutkan pendidikan di SD terdekat.
Nanti akan ada sekolah yang ditunjuk sebagai integrasi dari PAUD tersebut.

Untuk diketahui, Disdik Makassar mengalokasikan anggaran Rp35 miliar untuk pembangunan lima PAUD.
Hanya saja kata Muhyiddin hanya dua PAUD yang bisa terealisasi memingat waktu yang tersisa semakin mepet.
Tiga PAUD yang tidak memungkinkan untuk dikerjakan ialah PAUD di Kecamatan Rappocini, Manggala, dan Biringkanaya.
“Lima kita rencanakan, yang lain belum ada pemenang dan susah dilakukan, itu membutuhkan waktu. Ini saja di Tamalate perencanaan 7 bulan, cuman kita liat progres, pengerjaan diperpendek jadi 3,5 bulan, pekerjanya kerja siang malam tidak ada libur,” pungkasnya.
Diketahui, pembangunan sekolah PAUD ini tidak lepas dari arahan Bunda PAUD Makassar Indira Yusuf Ismail . Menurut istri Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto itu, di negara maju seperti Jepang, anak-anak usia dini lebih difokuskan pada pendidikan karakter.
Itulah kenapa di Negara Sakura tersebut warganya disiplin, jujur, pekerja keras. Karena pembelajaran terkait karakter ditanamkan pada anak-anak sejak usia dini.
Lebih rinci, Indira menekankan pentingnya pembentukan karakter anak sebagai output sekolah. Namun, dalam mendukung hal itu harus diiringi dengan infrastruktur yang berstandar internasional pula. “Kita mulai dari pendidikan dasar. Gurunya harus menyenangkan, ruangannya harus bagus. Kita tidak bisa mencetak anak-anak luar biasa jika standarnya biasa,” tandasnya. (rhm)



×


Dua Sekolah PAUD Dialokasikan Rp8,9 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link