pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Program RISE Tata Lima Kawasan Kumuh di Makassar

int KUMUH--Program rise merupakan agenda pengentasan kawasan kumuh yang dilakukan Pemkot Makassar bekerja sama dengan Pemerintah Australia, Monash University (Australia) dan Universitas Hasanuddin dan melibatkan Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT). Program RISE menyasar lima titik di Kota Makassar.Tampak kawasan kumuh di Makassar.

MAKASSAR, BKM — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto meresmikan Program Revitalising Informal Settlements and their Environments (RISE)
di Kampung Bonelengga Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Selasa (16/7).
Program ini merupakan agenda pengentasan kawasan kumuh yang dilakukan Pemkot Makassar bekerja sama dengan Pemerintah Australia, Monash University (Australia) dan Universitas Hasanuddin (Indonesia) dan melibatkan Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT).

Program RISE merupakan upaya peningkatan kualitas lingkungan tempat tinggal di Kota Makassar dengan tujuan merevitalisasi kawasan kumuh menjadi zero kawasan kumuh di wilayah perkotaan.
Diketahui, program RISE menyasar lima titik di Kota Makassar, antara lain Kelurahan Bulu Rokeng Kecamatan Biringkanaya, Kelurahan Tallo Kecamatan Tallo, Kelurahan Barombong Kecamatan Tamalate. Kelurahan Batua Kecamatan Manggala, dan Kelurahan Untia Kecamatan Bringkanaya.

Peresmian ini dihadiri oleh Co-Director RISE dari Monash Univeristy, Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas, Ervan Maksum, Wali Kota Makassar Danny Pomanto.
Hadir pula Rektor Unhas Prof Jamaluddin Jompa, Pj Sekda Makassar Firman Hamid Pagarra, beberapa kepala OPD lingkup Pemkot Makassar, dan 40 peneliti dari luar negeri.
Profesor Diego Ramirez-Lovering, Co-Director RISE dari Monash University mengatakan, sekitar satu miliar orang yang tinggal di permukiman kumuh.
Melalui proyek ini, lebih dari 1.400 penduduk di 325 rumah tangga yang tinggal di permukiman kumuh telah menerima beberapa solusi.

Solusi yang diberikan meliputi sistem pengolahan limbah lahan basah berbasis alam, perbaikan drainase dan pembuatan jalur limpahan air untuk menangani banjir.
Kemudian sistem saluran pembuangan bertekanan yang terhubung ke internet untuk mengalirkan limbah dari dataran rendah.
Sementara itu, Wali Kota Makassar Danny Pomanto mendukung inisiatif berbasis masyarakat seperti RISE, yang menyediakan sumber air berkelanjutan dan ramah lingkungan di wilayah perkotaan.
“Makassar adalah kota yang berpikiran maju dan mendukung peluang untuk menciptakan kesehatan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi semua orang. RISE adalah bagian penting dari rencana kami untuk menerapkan solusi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” kata Danny.
Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, mengatakan Australia mendorong penerapan praktik dan teknologi berkelanjutan.

Program ini memastikan bahwa pembangunan infrastruktur untuk masyarakat selalu dilakukan dengan ramah lingkungan dan tahan terhadap perubahan iklim.
“RISE adalah contoh bagus dari kerja sama penelitian Australia-Indonesia dalam mewujudkan infrastruktur lokal berdasarkan pendekatan yang berpusat pada masyarakat. Australia dan Indonesia adalah mitra infrastruktur komprehensif yang bekerja sama untuk meningkatkan sistem air dan sanitasi, dimana kemitraan ini memberikan dampak positif terhadap perekonomian Kota Makassar dan kesehatan masyarakatnya,” lanjut Konjen Dias. (rhm)



×


Program RISE Tata Lima Kawasan Kumuh di Makassar

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link