pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Legislator Senayan Ashabul Kahfi Ungkap Temuan di BLK Makassar, Sebagian Peralatan Sudah Usang

Dalam kunjungannya di BLK Makassar, anggota Komisi IX DPR RI H Ashabul Kahfi menyerahkan santunan JKK, JHT dan beasiswa sebesar Rp558.503.060 disaksikan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.

BERITAKOTAMAKASSAR.COM — Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) selaku anggota Komisi IX DPR RI H Ashabul Kahfi melakukan kunjungan kerja spesifik ke BLK Makassar, Kamis 25 September 2025. Kegiatan ini dalam rangka pengawasan BLK.

“Kita melihat langsung bagaimana peran BLK ini sangat penting sebagai pusat pelatihan tenaga kerja, apalagi di kawasan timur Indonesia,” ujarnya di sela-sela kunjungan.

Kahfi mengakui ada banyak hal positif, diantaranya fasilitas pelatihan sudah tersedia di berbagai bidang. “Namun kita juga mencatat masih ada keterbatasan, khususnya peralatan yang sebagian sudah usang dan belum mengikuti kebutuhan industri terkini,” ungkap Kahfi.

Legislator Senayan dua periode ini menjelaskan bahwa instruktur di BLK sudah cukup mumpuni, tapi mereka juga perlu terus ditingkatkan kompetensinya agar sejalan dengan perkembangan teknologi. Begitu juga kurikulum, masih perlu diperkuat supaya benar-benar berbasis demand driven, sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

“Kita juga temukan bahwa kerja sama dengan dunia usaha dan industri masih perlu ditingkatkan, agar lulusan BLK ini bisa langsung terserap pasar kerja. Anggaran pun masih terbatas, sehingga berdampak pada pemeliharaan peralatan maupun pengembangan program pelatihan,” jelas mantan Ketua DPW PAN Sulsel ini.

Oleh karena itu, Komisi IX mendorong pemerintah pusat untuk menambah dukungan anggaran, melakukan modernisasi peralatan, meningkatkan kualitas instruktur, sekaligus memperluas akses pelatihan kepada masyarakat, termasuk kelompok perempuan, difabel, dan masyarakat kurang mampu.

BLK juga harus masuk ke era digital, mengembangkan pelatihan berbasis blended learning agar bisa menjangkau peserta di daerah-daerah terpencil. Dan yang tidak kalah penting, BLK harus semakin dekat dengan dunia industri.

”Harapan kita, ada MoU, ada program magang, dan ada rekrutmen langsung dari industri terhadap lulusan BLK. Kami yakin, dengan penguatan itu semua, BLK Makassar bisa menjadi pusat unggulan pelatihan tenaga kerja yang adaptif terhadap zaman, mampu mencetak tenaga kerja yang kompetitif, dan tentu saja mendukung misi besar pemerintah untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas SDM Indonesia,” jelas mantan Wakil Ketua DPRD Sulsel ini. (rif)



×


Legislator Senayan Ashabul Kahfi Ungkap Temuan di BLK Makassar, Sebagian Peralatan Sudah Usang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link