pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mulai Urusan Perkelahian Sampai Perkawinan

SESUNGGUHNYA sesudah kesulitan itu ada kemudahan, maka kerjakanlah dengan sungguh-sungguh pekerjaan itu dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap. Motto itulah yang seringkali ditanamkan dalam diri Rahmawati Bahar dalam menjalankan tugasnya sebagai ketua Rukun Tetangga selama empat periode.

Laporan: JUNI SEWANG

Dalam kehidupan bermasyarakat, serangkaian interaksi sosial antar anggota masyarakat itu sendiri tidak terlepas dari persoalan-persoalan perselisihan, baik perselisihan berbentuk konflik, sengketa, dan perbuatan-perbuatan lain yang dapat mengganggu bahkan melanggar tatanan susila, tatanan sosial yang berpengaruh pada ketertiban dan ketentraman lingkungan masyarakat setempat. Hal ini wajar
mengingat manusia juga dapat terlibat dalam perbedaan, pertentangan, dan persaingan.
Olehnya itu, keberadaan ketua RT sangat dibutuhkan untuk bisa melerai setiap perselisihan warga. Termasuk bagaimana mengajak warga untuk bisa berbuat baik terhadap lingkungannya dan daerahnya.
Perselisihan dan konflik warga bukan lagi hal yang asing dalam setiap tugas yang diemban Rahmawati Bahar. Saat pertama kali menjabat ketua RT, Ketua RW sebelumnya sempat memintanya untuk melerai perselisihan warga karena ketua RW yakin ia mampu. ” Setiap warga yang berselisih paham terkadang almarhum pak RW meminta saya untuk mengatasinya, melihat itu pak RW mempercayakan saya menjadi ketua RT,” kata di depan penulis.
Selain tugas sebagai ketua RT, Rahmawati juga beraktivitas berjualan gorengan di poros Jalan Borong Raya, sementara dua anaknya bekerja serabutan. “Kalau tidak ada kegiatan yang padat, saya berjualan gorengan daripada tidak ada yang dikerjakan. Saya juga biasa diminta tolong warga ditemani ke kantor lurah dan kantor kecamatan jika hendak mengurus administrasi kependudukan. Alhamdulillah warga biasa beri uang traspor,” ujarnya.
Bahkan wanita berumur 63 tahun itu menegaskan, jabatan ketua RT bukan yang utama, yang terpenting adalah bagaimana kita mengabdi bagi lingkungan dan membantu warga sekitar. “Tak terasa sudah empat periode saya menjabat ketua RT. Jabatan ketua RT adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik,” kata Rahmawati Bahar, Ketua RT 03, RW 07, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala saat disambangi penulis, kemarin.
Menurut Rahmawati yang telah dikaruniai tiga orang anak dan memiliki sembilan orang cucu itu, pertama kali menjabat ketua RT tidak digaji, tetapi lambat-laun dia menerima gaji walau tidak seberapa. Tapi apa yang diterimanya diikhlaskan untuk membeli alat tulis kantor (ATK) untuk melengkapi administrasi warga yang datang mengurus. “Kadang gaji yang diperoleh hanya dibelikan kertas, foto copy, lem dan lainnya. Itu saya ikhlaskan demi kelancaran administrasi warga,” kata wanita kelahiran 9 Agustus 1954 ini.
Malahan sejak menjabat ketua RT, wanita yang telah ditinggal mati suaminya tiga tahun lalu itu, menegaskan, sudah beberapa lurah berganti namun dia masih tetap menjadi Ketua RT.
Di usia yang sudah setengah abad lebih itu, Rahmawati mengaku tidak mampu lagi untuk berkerja keras seperti dahulu. Pernah beberapa kali dia ingin mengundurkan diri sebagai Ketua RT, tetapi warga tidak memperbolehkannya.
Ia juga pernah meminta posisinya sebagai Ketua RT digantikan oleh warga lain, tetapi warga di RT tersebut tetap tidak mau. Menjadi Ketua RT selama empat periode terkadang membuatnya merasa jenuh dan lelah karena tanggung jawab yang diembannya.
Meskipun gaji yang diperolehnya tidak sesuai dengan tanggung jawabnya, dia tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab itu. Apalagi kadang ada warga yang tidak terima usulan dan arahannya itu sudah manjadi makanannya selama menjabat ketua RT.
Rahmawati tidak mempunyai harapan yang terlalu tinggi atas pengabdiannya menjadi Ketua RT. Di masa tuanya, dia hanya berharap anak-anak dan cucunya menjalani hidup dengan penuh kejujuran, karena kejujuran adalah awal dari kepercayaan warga.
“Alhamdulillah. Awalnya saya menjadi ketua RT 03 RW 07 ini ditunjuk langsung oleh almarhum ketua RW dulu, beliau langsung meminta untuk saya menjadi ketua RT 03, alasan beliau menjadikan saya sebagai ketua RT karena katanya saya aktif di setiap kegiatan warga,” ungkap Rahmawati di kediamannya di Jalan Borong Raya Baru 2, No 5 Kelurahan Batua. (jun)



×


Mulai Urusan Perkelahian Sampai Perkawinan

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar