pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Tetap Bersyukur Bergaji Rp1 Juta Sebagai Cleaning Service

TERKADANG kita harus membuka mata, bahwa bertahan hidup itu perlu kerja keras. Kalaupun lahan mencari kerja sudah semakin berkurang, maka hal apapun pasti dikerjakan. Seperti Halimah, seorang cleaning service di Kampus Uiversitas Negeri Makassar, Parantambung.

Laporan: NUGROHO

Walaupun tak sewibawa pekerjaan lainnya, namun Halimah begitu mensyukurinya. Ya, Halimah adalah seorang cleaning service di Kampus UNM Parangtambung. Walaupun pekerjaannya hanyalah cleaning service, namun ia amat menkmati.
Baginya, asal sudah bisa membantu menopang kebutuhan ekonomi keluarga, hal itu telahlah cukup.
Penulis sengaja mengunjungi Halimah saat ia sedang melakukan tugasnya di sore hari. Saat itu di Gedung Sains Square Fakultas MIPA UNM, terlihat Halimah sedang menyapu salah satu ruang kelas. BKM pun menghampiri dan mencoba berkomunikasi dengannya.
Ternyata orangnya lumayan terbuka. Ia tak sungkan maladeni setiap perntanyaan yang dilontarkan. Sembari terus menyapu, Halimah menceritakan kisahnya.
Tiap harinya, Halimah sudah harus berjalan kaki menuju Kamus UNM Parangtambung saat pagi dan sore. Pagi dan sore adalah waktu ia membersihkan kampus, mulai saat seluruh karyawan dan mahasiswa akan memulai aktivitas, sampai saat selesai aktivitas.
Jadi pagi-pagi sekali, sebelum semua dosen dan mahasiswa datang ke kampus, Halimah sudah lebih dulu hadir.
Tugas Halimah pun saat ini terbilang telah diringankan. Mengingat makin banyaknya cleaning service yang bertugas di kampus itu. Biasanya ia hanya membersihkan Gedung Sains Square di lantai 2 dan lantai 3 saja.
Beda halnya ketika dulu, ketika ia pertama kali menjadi cleaning servise pada 2010, yang hampir seluruh ruangan di Fakultas MIPA ia bersihkan.
Biasanya sebelum jam 08.00 pagi ia sudah berangkat dari rumahnya di Jalan Daeng Tata 6 ke tempat kerjanya. Sebelum aktivitas di kampus mulai, semua harus sudah bersih. Setelah ia selesai membersihkan biasanya sampai jam 09.00 pagi, barulah ia pulang kembali dengan berjalan kaki.
Aktifitas kampus biasanya berakhir pukul 16.00. Pada jam itu lah pula Halimah kembali lagi ke kampus untuk membersihkan. Tugasnya saat sore hari tentu lebih berat dari pada saat pagi hari. Bekas aktifitas kampus yang banyak meninggalkan kotoran membuatnya bekerja agak lama. Pukul 18.00, biasanya ia baru menyelesaikan tugasnya dan kembali pulang mengurusi keluarganya.
Oleh karena itu, Halimah yang tiap bulannya mendapatkan gaji sebesar Rp 1 juta, telah sangat bersyukur. Baginya penghasilan begitu sudah bisa ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari dan menyekolahkan anaknya.
“Alhamdulillah, saya syukuri saja. Ini mi memang pekerjaan yang bisa ku lakukan. Saya senang ji juga karena bisa mi hidupi keluarga,” kata Halimah.(nug/b)



×


Tetap Bersyukur Bergaji Rp1 Juta Sebagai Cleaning Service

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar