pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pengangguran dan Kemacetan Masih Jadi Masalah

Iqbal: Jadi Penilaian Kinerja Bagi SKPD

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Kota Makassar masih menyisakan pekerjaan rumah di sepanjang 2019. Pengangguran dan kemacetan masih menjadi masalah berkelanjutan di Kota Makassar.

Masa pemerintahan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb pun belum bisa menyelesaikan persoalan. Terlihat ada beberapa masalah kehidupan masyarakat menjadi prioritas yang perlu diselesaikan di tahun mendatang.
Berdasarkan hasil refleksi akhir tahun, ada dua hal yang menjadi pekerjaan serius Pemkot Makassar yang harus segera diselesaikan. Yakni persoalan kemacetan dan tingginya angka pengangguran.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar, Nielma Palamba, mengatakan, pada refleksi akhir tahun terlihat kekurangan dan capaian pemkot dalam perjalanannya selama setahun. Terutama dua hal tadi.
“Dari hasil kajian kita, dan berdasarkan survey yang kita (Litbang) lakukan telah mencatat pengangguran dan kemacetan masih menjadi persoalan di Makassar,” kata Nielma.
Olehnya, untuk menyelesaikan kedua persoalan tersebut Balitbangda akan mengeluarkan rekomendasi untuk diteruskan ke masing masing SKPD.
“Nanti kita akan teliti ini, hasilnya akan menjadi rekomendasi yang diarahkan langsung ke SKPD yang bersangkutan dan intervensi program apa yang diberikan sehingga bisa meminimalisir dan bisa tuntas,” ujarnya.
Sementara, Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengaku, telah memperingatkan kepada SKPD dan ASN untuk tidak puas dalam bekerja.
“Selalu kita akan ingatkan kalau SKPD maupun ASN tidak boleh cepat puas dalam situasi comfort zone (zona nyaman), harus bergerak dan berubah,” terangnya.
Bahkan Iqbal menegaskan, hasil refleksi akhir tahun Pemkot Makassar ini tentunya akan menjadi penilaian bagi seluruh kinerja SKPD.
“Ini bagian manajemen birokrasi dimana yang berhasil kita berikan penghargaan dan yang belum akan menjadi cambuk bahwa kenapa yang lain bisa sementara dia tidak bisa,” tegasnya.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah bukan hanya menyoroti persoalan pengguran dan kemacetan saja, tetapi juga menyoroti semrawutnya perparkiran di Kota Makassar sehingga harus menjadi prioritas di 2020.
Bahkan Nurdin menyebut kondisi lalu lintas di makassar akan menjadi sumpek jika penataan perparkiran masih semrawut dan tidak dilakukan penataan.
“Kita bisa lihat persoalannya sebenarnya ada di badan jalan yang dijadikan tempat parkir. Nah ini saya kira yang harus kita pikirkan sama sama,” pungkasnya.(nug)




×


Pengangguran dan Kemacetan Masih Jadi Masalah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar