pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

MAKASSAR, BKM — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan kembali menggelar razia di tempat hiburan malam (THM). Penggerebekan berlangsung sejak pukul 23.00 Wita, Rabu (1/6) hingga Kamis (2/6) dinihari pukul 01.30 Wita.
Puluhan personel dilibatkan dalam razia ini. Dimulai dari THM yang ada di Jalan Penghibur dan menyasar hingga Jalan Nusantara. Oleh petugas BNNP, semua pengunjung langsung dites urine.
Suasana panik pun terjadi ketika petugas BNNP masuk ke dalam THM. Dengan dikawal aparat kepolisian bersenjata lengkap, dilakukan penyisiran ruangan yang diduga sebagai tempat bagi pengunjung untuk pesta narkoba.
Mereka hanya bisa pasrah dan tidak bisa menghindar, karena polisi sudah memblokade THM yang menjadi target. Hasilnya, 14 warga sipil diamankan saat berada di dalam Mabua Cafe Jalan Nusantara.
Pada saat bersamaan, petugas BNNP memergoki lima oknum personel Brimob Polda Sulsel yang kedapatan menenggak minuman keras (miras). Mereka diketahui sebagai aparat setelah dilakukan pemeriksaan kartu tanda anggota (KTA).
Sebelumnya, sempat terjadi adu mulut antara petugas BNNP dengan kelima oknum Brimob tersebut. Saat hendak diperiksa, mereka memaksa untuk keluar dari dalam ruangan dengan mengaku sebagai anggota.
”Tolong sedikit, Pak saya mau keluar,” ucap salah seorang pria berambut cepak itu. Namun petugas berseragam lengkap yang beratribut provost langsung mengamankannya di depan pintu masuk THM.
Karena mengaku sebagai aparat, kelimanya diminta untuk memperlihatkan KTA. Selanjutnya, mereka dilepaskan.
Terkait insiden ini, Kepala Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba BNNP Sulsel, AKBP Rosnah Tomboh yang dimintai tanggapannya enggan berkomentar. Dia hanya mengatakan, razia yang dilakukan ini dalam rangka menyambut bulan suci ramadan.
”Dari razia yang kita lakukan, terjaring sebanyak 14 pengunjung THM yang diduga sebagai pengguna narkotika jenis sabu-sabu. Selanjutnya, setelah dites urine akan diassesment untuk mengetahui sejauh mana tingkat kecanduannya,” terang Rosnah.
14 pengunjung THM yang positif narkoba itu terdiri dari delapan pria dan enam wanita. (ish/rus)